Posted on Leave a comment

Resistensi Jawa

Apa itu Resistensi Jawa ?

Reisistensi Jawa adalah prilaku bertahan / melawan yang  dilakukan oleh rakyat Jawa terhadap kerajaan Belanda Protestan. Resistensi ini terjadi pada abad ke 19 dan awal abad 20, waktu itu di Indonesia terus menerus timbul perlawanan, kerusuhan, kegaduhan, brandalan yang cukup mengguncangkan masyarakat dan pemerintah waktu itu. Resistensi ini paling banyak terjadi di pedesaan. (Poesponegoro, 2008:397)

Kenapa Bisa Terjadi Resistensi?

Berikut adalah beberapa alasan kenapa Resistensi bisa bergelora di Jawa.

1.) Rasisme

Yepp, Orang Eropa terkhusus Belanda yang berkulit putih menganggap mereka bangsa yang paling unggul , orang Indonesia yang berkulit hitam/berwarna di pandang sebelah mata dan hanya dianggap sebagai budak bahkan lebih parahnya lagi sering disebut monyet/beruk karna prilaku rakyat Indonesia yang waktu itu masih dianggap primitif, ( Yasa , 2013: 250-253)

2.) Rakyat jawa merindukan sosok mesianistis (ratu adil)

Jadi gini, orang Jawa tuh sangat percaya bahwa suatu saat nanti bakal ada sosok milenaristik atau ratu adil yang mana nantinya si sosok ratu adil ini bakal membawa kesejahteraan untuk rakyat jawa. Ratu adil itu contohnya seperti Imam Mahdi yang akan di turunkan untuk menyelamatkan umat islam sebelum datangnya kiamat. (Poesponegoro, 2008:424)

3.) Terpaksa karna keadaan.

Maksudnya adalah karna waktu itu masyarakat jawa sangat dendam terhadap kerajaan Belanda Protestan karna ketidakadilan di bidang sosial -ekonomi dimana masyarakat jawa tidak diberikan kebebasan mengekspresikan nilai-nilai sosial dan ekonomi mereka.

4.) Kaum Samin

Jadi gini gan,, Kaum samin ini adalah perlawanan kaum yang mendiami suatu pedesaan, biasanya sih petani dan gerakannya pun sangat kecil (tidak luas) dan terpisah pisah. Gerakan kaum Samin juga biasanya sangat singkat seperti pernikahan Song Joong Ki dan Song Hye Ko, eh anjir malah bahas plastique. Si kaum samin ini ngeberontak karna tekanan ekonomi disebabkan kebijakan-kebijakan Belanda.

5.) Karna Beda Agama

Ketika penduduk Jawa yang bermayoritas islam dan yang memerintah mereka K-Fier berdosa pastilah menimbulkan konflik. Apalagi kaum kafir ini melakukan penindasan dan perusakan terhadap kaum islam otomatis mereka melawan untuk menegakan syariat islam dan pemurnian.

Gerakannya apa Saja ???

Disini penulis merangkum ada 4 gerakan. Tinggal di klik Linknya.

  1. Gerakan Melawan Pemerasan (https://salimudin978.blogspot.com/2019/11/gerakan-melawan-pemerasan.html?m=1)
  2. Gerakan Ratu Adil (https://salimudin978.blogspot.com/2019/11/gerakan-ratu-adil.html?m=1)
  3. Gerakan Samin (https://salimudin978.blogspot.com/2019/11/gerakan-samin.html?m=1)
  4. Gerakan Sekte Keagamaan (https://salimudin978.blogspot.com/2019/11/gerakan-sekte-keagamaan.html?m=1)

 

Sumber:

Poesponegoro dkk, 2010 “Sejarah Nasional Indonesia jilid IV” Jakarta : Balai Pustaka

Yasa, I Nyoman 2013 “Orientalisme,perbudakan dan resisitensi ekonomi dalam novel-novel terbitan Balai Pustaka ” Denpasar : Universitas Pendidikan Ganesha 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *